1. Mengapa Kita Butuh Pasangan Key-Value?
Jika kita ingin merepresentasikan data entitas nyata (seperti profil pengguna yang memiliki nama, email, usia, dan status aktif), menggunakan array `["Budi", "budi@email.com", 25, true]` sangat membingungkan karena kita harus menghafal indeks posisinya. Menggunakan Object (atau Dictionary di Python) memberi nama jelas pada setiap kolom data.
Object & Dictionary
| 1 | const user = { |
| 2 | id: "usr_101", |
| 3 | nama: "Budi Santoso", |
| 4 | email: "budi@kulodev.id", |
| 5 | usia: 25, |
| 6 | hobi: ["Ngoding", "Sepakbola"], |
| 7 | alamat: { |
| 8 | kota: "Jakarta", |
| 9 | kodePos: "12345" |
| 10 | } |
| 11 | }; |
| 12 | |
| 13 | // Akses Properti: Dot notation atau Bracket notation |
| 14 | console.log(user.nama); // "Budi Santoso" |
| 15 | console.log(user["email"]); // "budi@kulodev.id" |
| 16 | console.log(user.alamat.kota); // "Jakarta" |
Kecepatan Super Hash Map O(1)
Mencari item di array membutuhkan waktu menyisir dari depan ke belakang (O(N)). Sedangkan mencari item berdasarkan Key di Hash Map / Object bersifat instan (O(1)) karena kunci langsung di-hash ke alamat memori tujuan.
Kuis Pemahaman
+10 XP
Kapan sebaiknya kita menggunakan Object/Dictionary daripada Array?