1. Mengapa Kita Menggunakan Fungsi?
Fungsi (function) adalah blok kode mandiri yang dirancang untuk melakukan tugas tertentu. Fungsi adalah pilar utama dari prinsip DRY (Don't Repeat Yourself)—daripada menulis kode perhitungan pajak berulang-ulang di 20 tempat, kita cukup membungkusnya dalam satu fungsi dan memanggilnya kapan pun dibutuhkan.
Perbedaan Parameter vs Argumen
- **Parameter**: Variabel placeholder yang didefinisikan saat membuat fungsi (misal: `function hitungLuas(panjang, lebar)`).
- **Argumen**: Nilai nyata yang kita kirimkan saat memanggil fungsi (misal: `hitungLuas(10, 5)`).
Deklarasi Fungsi di Berbagai Bahasa
| 1 | // Deklarasi Standar |
| 2 | function hitungTotal(harga, jumlah, pajak = 0.11) { |
| 3 | const subtotal = harga * jumlah; |
| 4 | return subtotal + (subtotal * pajak); |
| 5 | } |
| 6 | |
| 7 | // Arrow Function |
| 8 | const sapaPengguna = (nama) => `Selamat datang, ${nama}!`; |
| 9 | |
| 10 | const totalBayar = hitungTotal(50000, 2); |
| 11 | console.log("Total bayar:", totalBayar); // 111000 |
Pentingnya Kata Kunci 'return'
Jika suatu fungsi tidak memiliki kata kunci `return`, maka saat fungsi itu selesai dijalankan, ia akan mengembalikan nilai default `undefined` (di JS) atau `None` (di Python). `console.log` di dalam fungsi HANYA menampilkan teks di terminal, BUKAN mengembalikan nilai ke pemanggilnya!
Kuis Pemahaman
+10 XP
Jika fungsi didefinisikan sebagai `function tambah(a, b) { console.log(a + b); }`, apa nilai dari `const hasil = tambah(3, 4);`?