1. Evolusi Arsitektur Hosting Web
Dahulu, mendeploy aplikasi web mengharuskan konfigurasi server fisik atau Virtual Private Server (VPS/VM) Linux, menginstal Nginx, Node.js, sertifikat SSL, dan menjaga proses tetap hidup 24/7 menggunakan PM2. Dalam arsitektur modern berbasis **Serverless & Edge** (seperti Vercel, AWS Lambda, Cloudflare Workers), kita hanya mengunggah kode fungsi tanpa perlu mengelola server sama sekali.
2. Serverless vs Edge Runtime: Apa Bedanya?
3. Preview Deployments & Zero-Downtime Releases
Platform modern memanfaatkan konsep **Immutable Deployments**: setiap commit atau Pull Request menghasilkan URL preview yang terisolasi dan unik. Ketika di-merge ke branch `main`, traffic produksi dialihkan secara instan ke build baru dengan **Zero Downtime**. Jika terjadi bug darurat, rollback ke versi sebelumnya dapat dilakukan dalam 1 detik dengan mengubah DNS pointer.